REINTERPRETASI IMAJINASI MASKULINITAS DARI PERSPEKTIF TEOLOGI KERAPUHAN
Abstrak
Artikel ini bertujuan menafsirkan kembali imajinasi maskulinitas (Toxic Masculinity) dengan Teologi Kerapuhan sebagai pisau analisisnya. Menempatkan pada masalah kasus bunuh diri di dunia yang masih sangat memprihatinkan termasuk di Indonesia sendiri artikel ini berpendapat bahwa salah satu penyebabnya karena Imaginasi Maskulinitas ini. Mengutip data Estimasi Kesehatan Global Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2021, dari 6.544 angka bunuh diri di semua usia di Indonesia, sebanyak 5.095 kasus terjadi pada laki-laki. Konstruksi laki-laki tidak boleh menangis, harus kuat, jangan lembek, menempatkan mereka pada imajinasi berlebihan pada “physical power”. Metode yang digunakan adalah Studi literatur dengan menggunakan kerangka berpikir Teologi Kerapuhan dalam menganalisis maskulinitas itu sendiri. Hasilnya, Kerapuhan, kerentanan merupakan teologi yang harus dirayakan bukan sebaliknya dijauhi apalagi dibuang. Maskulinitas menjadi bermasalah ketika meniadakan sisi feminitas yang ada pada setiap manusia. Maskulinitas harus menerima kelemahan, kerentanan, kelemahlembutan sebagai sumber manusia bersekutu dengan Allah.
Referensi
Adiprasetya, Joas. 2016. “Teologi Konstruktif dan Wajah Sosial Agama.” In Sosiologi Agama, Pilihan Berteologi di Indonesia, 25:249–69. Salatiga: Satya Wacana Press.
Afandi, Yahya. 2023. “Ḥeseḏ sebagai Permenungan Teologi Keringkihan dalam Perspektif Disabilitas Berdasarkan Narasi 2 Samuel 9:1-13.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 8, no. 1: 15–28. https://doi.org/10.30648/dun.v8i1.1023.
Arlinta, Deonisia. 2023. “Angka Percobaan Bunuh Diri pada Laki-laki Lebih Tinggi.” Kompas.com. 2023. https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/12/11/angka-percobaan-bunuh-diri-lebih-tinggi-pada-laki-laki.
Bourdieu, Pierre. 2001. Masculine domination. Stanford University Press.
Darity, William. 2008. International Encyclopedia of the Social Sciences: 2nd Edition. Vol. 6. Macmillan.
Fauziah, Ajeng Nur, dan Stara Asrita. 2022. “Maskulinitas Dalam Video Kampanye ‘Boys Don’t Cry’ Versi White Ribbon (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough).” Nivedana: Jurnal Komunikasi & Bahasa 3, no. 2: 110–19. https://doi.org/10.53565/nivedana.v3i2.650.
Forward, Collin. 2020. “Introduction.” In Vulnerability and Resilience: Body and Liberating Theologies. Lexington Books.
Galtung, Johan, dan Charles Webel. 2018. Handbook Studi Perdamaian: The Routledge Handbook of Peace and Conflict Studies. The Routledge Handbook of Peace and Conflict Studies.
Hand, Karl. 2020. Jesus’s Colonized Masculinity in Luke. Vulnerability and Resilience: Body and Liberating Theologies. Lexington Books.
Hapsari, Janitra Hapsari, dan Tri Krianto Karjoso. 2023. “Maskulinitas dan Perilaku Mencari Bantuan Kesehatan Mental pada Laki-laki di Negara Berkembang : Literature Review.” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) 6, no. 3: 373–83. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i3.2848.
Hermawan, Irfan, dan Nur Hidayah. 2023. “Toxic masculinity dan tantangan kaum lelaki dalam masyarakat Indonesia modern.” Jurnal Kajian sosiologi 12, no. 2: 171–82.
Kimmel, Michael. 2022. “Foreword.” In Masculinity Studies & Feminist Theory. New York: New York University Press.
Lakawa, eptemmy E. 2021. “Kerapuhan.” https://repository.stftjakarta.ac.id/wp-content/uploads/2021/08/Webinar-GKI-Nurdin-19-Juni-2021-Dokumen.pdf.
Rachmadi, Simon. 2022. “Penyataan Diri Allah di Tengah Kerapuhan Dunia: Pesan Teologis tentang Inkarnasi Allah dalam Tradisi Teologis Yohanes.” GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian 7, no. 1: 123. https://doi.org/10.21460/gema.2022.71.790.
Stålsett, Sturla J. 2023. “A Political Theology of Vulnerability.” In A Political Theology of Vulnerability, 1–23. Brill.
Williams, Craig A. 2010. Roman Homosexuality. Oxford University Press.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##







This work is licensed under a